Jumat, 24 Februari 2012

kuliner makassar

Sebagai Ibu Kota Sulawesi Selatan sekaligus kota pelabuhan, Makassar sejak dahulu telah menjadi tempat transit sekaligus perpaduan kultur. Pedagang dari Eropa, China dan Arab telah singgah di area timur Indonesia ini sejak berabad lalu. Makassar adalah perpaduan suku Bugis Makassar, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, Tionghoa dan masih banyak lagi, dengan kultur yang berbeda beda.

Namun ada yang menyatukan perbedaan ini, rasa di lidah yang dinikmati hampir semua suku yang ada, bahkan bagi saya yang datang dari Jakarta.

Catatan perjalanan kuliner saya dimulai dari Pallu Basa. Saking tertariknya saya dengan makanan yang satu ini, saya mencoba dua tempat yang menyediakan makanan berkuah khas Makassar ini. Perhentian pertama adalah Pallu Basa Serigala di jalan dengan nama yang sama. Sementara perhentian kedua saya adalah Pallu Basa Onta di area Veteran Selatan. Dengan harga Rp15 ribu per porsi sudah termasuk nasi Anda bisa langsung menikmati kuliner yang satu ini.

Bayangkan daging yang dipotong dengan bentuk dadu, disiram kuah warna coklat dengan santan yang pekat dengan kuning telur di tengahnya. Aroma kuah di Pallu Basa menunjukkan kandungan santan dan serbuk kelapa yang disangrai. Saat saya bertanya kepada pedagang Pallu Basa, ia mengatakan bahwa sebagian daging Pallu Basa ini adalah bagian pipi sapi. Tapi jangan bayangkan daging yang keras atau sedikit kenyal, daging Pallu Basa sangat lembut dan nikmat, membuat Anda merasa dapat melupakan program diet Anda.

Kemudian saya beralih ke citarasa lain dari Makassar, yang juga sangat dikenal. Konro bakar adalah daging iga yang masih menempel pada tulang dan disajikan dengan baluran bumbu kacang. Penampilan masakan ini pun sudah mengundang selera saat Anda menyaksikannya, apalagi di tempat saya bertandang daging iga dibakar tepat di lokasi anda melintas saat masuk.

Konro Karebosi merupakan salah satu warung penjual konro yang terkenal di Makassar, berlokasi di dekat Lapangan Karebosi, terdapat banyak warung konro berjajar di Jalan Gunung Lompobattang, Makassar. Harga seporsi konro bakar Rp 34 ribu,  sementara jika Anda lebih suka yang berkuah bisa memilih sop konro yang lebih murah dengan selisih Rp2.000. Harga yang sepadan untuk kenikmatan iga bakar dengan ukuran yang besar dan daging yang lembut.

Makassar memang menawarkan pengalaman rasa, nikmati kenikmatan kuliner di wilayah Indonesia timur ini. Pengalaman yang patut dicoba saat bertandang ke Makassar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar