Sebagai Ibu Kota Sulawesi Selatan sekaligus kota pelabuhan, Makassar
sejak dahulu telah menjadi tempat transit sekaligus perpaduan kultur.
Pedagang dari Eropa, China dan Arab telah singgah di area timur
Indonesia ini sejak berabad lalu. Makassar adalah perpaduan suku Bugis
Makassar, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, Tionghoa dan masih banyak lagi,
dengan kultur yang berbeda beda.
Namun ada yang menyatukan perbedaan ini, rasa di lidah yang dinikmati
hampir semua suku yang ada, bahkan bagi saya yang datang dari Jakarta.
Catatan perjalanan kuliner saya dimulai dari Pallu Basa. Saking
tertariknya saya dengan makanan yang satu ini, saya mencoba dua tempat
yang menyediakan makanan berkuah khas Makassar ini. Perhentian pertama
adalah Pallu Basa Serigala di jalan dengan nama yang sama. Sementara
perhentian kedua saya adalah Pallu Basa Onta di area Veteran Selatan.
Dengan harga Rp15 ribu per porsi sudah termasuk nasi Anda bisa langsung
menikmati kuliner yang satu ini.
Bayangkan daging yang dipotong dengan bentuk dadu, disiram kuah warna
coklat dengan santan yang pekat dengan kuning telur di tengahnya. Aroma
kuah di Pallu Basa menunjukkan kandungan santan dan serbuk kelapa yang
disangrai. Saat saya bertanya kepada pedagang Pallu Basa, ia mengatakan
bahwa sebagian daging Pallu Basa ini adalah bagian pipi sapi. Tapi
jangan bayangkan daging yang keras atau sedikit kenyal, daging Pallu
Basa sangat lembut dan nikmat, membuat Anda merasa dapat melupakan
program diet Anda.
Kemudian saya beralih ke citarasa lain dari Makassar, yang juga sangat
dikenal. Konro bakar adalah daging iga yang masih menempel pada tulang
dan disajikan dengan baluran bumbu kacang. Penampilan masakan ini pun
sudah mengundang selera saat Anda menyaksikannya, apalagi di tempat saya
bertandang daging iga dibakar tepat di lokasi anda melintas saat masuk.
Konro Karebosi merupakan salah satu warung penjual konro yang terkenal
di Makassar, berlokasi di dekat Lapangan Karebosi, terdapat banyak
warung konro berjajar di Jalan Gunung Lompobattang, Makassar. Harga
seporsi konro bakar Rp 34 ribu, sementara jika Anda lebih suka yang
berkuah bisa memilih sop konro yang lebih murah dengan selisih Rp2.000.
Harga yang sepadan untuk kenikmatan iga bakar dengan ukuran yang besar
dan daging yang lembut.
Makassar memang menawarkan pengalaman rasa, nikmati kenikmatan kuliner
di wilayah Indonesia timur ini. Pengalaman yang patut dicoba saat
bertandang ke Makassar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar